Confessions of a Flexible Perfectionist

Minggu, Mei 19, 2019



The funny thing about yoga is, its subtle benefits somehow seep through the cracks, regardless of how to base the nature of the practitioner. Explaining how this works is like holding the rain in your hand_Martha Fenton

Sejak sekolah dasar saya sudah menekuni Yoga sampai sekarang. Selama lebih dari 15 tahun terdapat perubahan-perubahan yang saya rasakan dari melakukan Yoga secara rutin, walapun hanya 1-2 kali seminggu sejak memasuki bangku kuliah dan bekerja. Termasuk perubahan kemampuan Yoga yang menurun seperti fleksibelitas tubuh dan ruang gerak yang semakin terbatas. Disamping karena melakukan latihan Yoga tidak sesering dulu, hal ini juga berpengaruh dari kesibukan yang semakin padat sehingga mempengaruhi mental dalam melakukan gerakan-gerakan Yoga. 

Sebagai orang yang merasa cukup perfectionist, saya merasa menjadi lebih terlatih untuk menjadi fleksible dalam berbagai hal walaupun rasanya masih terus dilatih. Disamping mempengaruhi karakter saya secara langsung, Yoga sebenarnya saya pilih sebagai olahraga rutin karena manfaatnya yang terasa dari segi kesehatan. 

Sedikit sejarah Yoga yang saya kutip dari berbagai sumber adalah sebagai berikut. 

Yoga berkembang semenjak 5-10 ribu tahun yang lalu di India. Kata yoga berasal dari bahasa Sansekerta “Yuj” yang berarti penyatuan jiwa dan kesadaran yang tak terbatas serta jiwa dan kesadaran yang universal dan ilahi. Sederhananya, yoga dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat membawa jiwa dan raga kembali menuju kenyataan. 

Yoga adalah sebuah aktivitas fisik yang melibatkan meditasi dengan teknik peregangan, pernapasan, keseimbangan, dan kelenturan tubuh untuk mencapai keselarasan dan harmoni antara emosi, jiwa, mental, spiritualitas, dan tubuh kita. 

Yoga terus berkembang selama berabad-abad dan dipengaruhi oleh beragam budaya, hingga kini tercipta berbagai jenis yoga — mulai dari Ashtanga, Kripalu, Bikram, sampai Vinyasa. Berikut ulasan lebih lanjutnya:

· Yoga Hatha: Kelas-kelasnya terdiri atas kelas pengantar, postur dasar yoga, hingga teknik pernapasan. Yoga hatha lebih berfokus kepada aspek fisik dibandingkan mental.

· Yoga Ashtanga: Yoga ashtanga terdiri atas 6 seri postur-postur yoga yang kuat dan cukup menantang, dilakukan tanpa henti. Yoga tipe ini tidak direkomendasikan bagi yang memiliki otot dan sendi yang lemah.

· Yoga Power: Diadaptasi dari yoga ashtanga tradisional pada tahun 1980-an. Merupakan jenis yoga yang dinamis dan menantang,

· Yoga Bikram: Yoga bikram terdiri atas 26 gerakan dan 2 rangkaian pernapasan. Yang unik dari jenis yoga ini adalah harus dilakukan di ruangan yang panas dengan suhu sekitar 40,6ΒΊ C dan kelembapan 40%.

· Yoga Iyengar: Jenis yoga yang mengimplementasikan penggunaan benda-benda seperti selimut, tali, kursi, atau bantalan untuk membentuk postur.

· Yoga Kundalini: Dalam bahasa Sansekerta, “Kundalini” diartikan sebagai gulungan, menyerupai gerakan ular yang fleksibel. Jenis yoga ini menggabungan rangkaian gerakan, meditasi, dan nyanyian yang dibuat untuk membangkitkan tenaga dalam yang terletak di bagian bawah tulang belakang.

Setiap jenis yoga memiliki gerakan, rutinitas, dan manfaat yang berbeda-beda. Maka dari itu, pilihlah jenis yoga yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kita.


Yoga dipercaya dan saya yakini dapat bermanfaat bagi tubuh terutama berhubungan dengan kesehatan. 

Manfaat yoga untuk kesehatan tidak hanya membuat tubuh lebih segar dan bugar, tapi juga mengurangi stress dan kelelahan akibat terlalu banyak pikiran. Yoga memaksimalkan gerak tubuh dan pikiran, sehingga tepat untuk kita yang merasa mudah stress dan butuh relaksasi. 


Gerakan-gerakan yoga begitu banyak, dan setiap gerakannya memiliki manfaat untuk kesehatan. Terutama pernapasan yang dilakukan, fokus utama manfaat yoga untuk kesehatan. 

Berikut beberapa manfaat Yoga yang akan kamu rasakan apabila dilakukan secara rutin.    


Mengurangi stres 


Ketika tubuh dalam keadaan stres, tubuh akan merilis hormon bernama kortisol, yang membuat seseorang seakan-akan sadar bahwa ia berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Alhasil, hormon ini dapat mengganggu fungsi tubuh dalam jangka panjang. 

Dengan yoga, tingkat stres dapat direduksi, sehingga produksi kortisol berkurang dan membuat jiwa jadi lebih tenang. Selain itu, yoga dapat menenangkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks, serta memberikan bantuan fisik dan stres emosional yang dibutuhkan tubuh sepanjang masa-masa kehamilan.

Memperbaiki mood 


Sebuah studi 2011 dari Boston University School of Medicine menemukan bahwa manfaat yoga yang lainnya adalah meningkatkan suasana hati dan menurunkan kecemasan. Hal ini disebabkan karena berlatih yoga dapat meningkatkan kadar asam gamma-aminobutyric (GABA) di otak.

Meningkatkan kualitas tidur 


Kualitas tidur yang buruk sering dihubungkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan juga depresi. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan yoga secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. 

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2005, orang-orang yang mempraktikkan yoga dapat tertidur lebih cepat dibanding mereka yang tidak mempraktikkan yoga. Terlebih lagi, periode tidur berlangsung cukup lama dan mereka merasa lebih tenang saat bangun di pagi hari.

Meningkatkan kebiasaan makan sehat 


Dengan melakukan yoga, seseorang akan mulai terbiasa dengan jenis makanan yang mengandung banyak gizi. Berdasarkan pengalaman saya sendiri, kita akan lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

Memberikan rasa percaya diri 


Manfaat yoga untuk kesehatan mental adalah dengan meningkatnya rasa percaya diri seseorang. Ada banyak pose-pose yoga yang menantang, hal ini membutuhkan fisik dan semangat berlatih yang kuat. Sehingga melakukan hal tersebut membutuhkan kekuatan tubuh serta pikiran yang menjadi cara untuk memupuk rasa percaya diri.

Mempertajam ingatan 


Para ilmuwan yang melakukan scan otak MRI menemukan bahwa orang-orang yang melakukan yoga punya banyak 'gray matter' di otak mereka ketimbang yang tidak melakukan yoga. 

Gray matter sendiri berfungsi sebagai pusat pemrosesan atau analisa informasi. Dengan melakukan yoga lebih banyak, area tersebut bisa makin meluas dan berpotensi mempertajam ingatan.

Menjadi Lebih Spiritual & Positif 


Menurut saya pribadi, menjadi spiritual membuat saya semakin dekat dengan Tuhan dan juga menjadi lebih positif dalam menghadapi berbagai tantangan dan masalah dalam hidup serta menjadi lebih menikmati proses pendewasaan diri dengan menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan karena merasa melibatkan Tuhan dan pikiran yang positif didalamnya dengan penuh keyakinan. Seperti gerakan-gerakan dalam Yoga yang memerlukan keyakinan penuh dan kembali kepada diri-sendiri.  

Mengatur Berat Badan 


Ini merupakan bonus, tergantung jenis Yoga yang kita pilih namun saya pribadi memang mendapatkan manfaat yang signifikan terhadap berat badan yang sangat terkontrol melalui gerakan-gerakan Yoga terutama bagian perut. 


You Might Also Like

0 komentar

Paling Banyak Dibaca

Subscribe